Teknologi Informasi & Komunikasi

Jl. Raya Citarik Desa Jatireja Kecamatan Cikarang Timur

Komponen Utama Komputer

pada 8 Agustus 2011

Komputer terdiri atas komponen-komponen yang saling bekerja sama untuk menjalankan fungsi-fungsi yang berkaitan dengan operasi-operasi: pembacaan data, manipulasi data, dan menghasilkan keluaran. Keluaran dapat ditampilkan, dicetak, atau disimpan dalam media penyimpanan komputer.

Fungsi-fungsi dapat dilakukan dengan memberikan sekumpulan instruksi kepada komputer yang disebut program. Kegiatan yang berhubungan dengan pembuatan program disebut pem-rograman. Untuk dapat dimengerti dan dapat dilaksanakan oleh komputer, program ditulis dengan menggunakan bahasa pemrograman dan perlu diterjemahkan dengan menggunakan penterjemah yang disebut kompiler atau interpreter.
1.2    Sistem Komputer
Sebuah sistem komputer tersusun atas 3 (tiga) elemen, yaitu:
a.     Hardware (Perangkat Keras), merupakan rangkaian elektronika
Perangkat keras komputer secara garis besar terdiri atas tiga komponen utama, yaitu
1.     Processor, merupakan bagian dari perangkat keras komputer yang melakukan pem-prosesan aritmatika dan logika serta

 

pengendalian operasi komputer secara keseluru-han. Prosesor terdiri atas dua bagian utama, yaitu ALU (Arithmetic Logic Unit) dan Control Unit. Kecepatan kerja prosesor biasanya ditentukan oleh kecepatan clock dari Control Unit-nya. Contoh : jika prosesor memiliki frekuensi clock 350 MHz, berarti kecepatan pemprosesan satu instruksinya = T = 1/f = 1/(350 x 106 Hz), = 0,286 x 10-8 detik.
2. Memory, berdasarkan fungsinya dibagi menjadi 2 (dua) yaitu:

    
a. Primary Memory, dipergunakan untuk menyimpan data dan instruksi dari pro-gram yang sedang dijalankan. Biasa juga disebut sebagai RAM. Karakteristik dari memori primer adalah:
– Volatil (informasi ada selama komputer bekerja. Ketika komputer dipadam-kan, informasi yang disimpannya juga hilang)
– Kecepatan tinggi
– Akses random (acak)
b. Secondary Memory, dipergunakan untuk menyimpan data atau program biner se-cara permanen. Karakteristik dari memori sekunder adalah:
– Non volatil atau persisten
– Kecepatan relatif rendah (dibandingkan memori primer)
– Akses random atau sekuensial
Contoh memori sekunder : floppy, harddisk, CD ROM, magnetic tape, optical disk, dll. Dari seluruh contoh tersebut, yang memiliki mekanisme akses sekuen-sial adalah magnetic tape.
3. Input-Output Device, merupakan bagian yang berfungsi sebagai penghubung antara komputer dengan lingkungan di luarnya. Dapat dibagi menjadi dua kelompok, yaitu
a. Input Device (Piranti Masukan), berfungsi sebagai media komputer untuk mene-rima masukan dari luar. Beberapa contoh piranti masukan :
– Keyboard

      
– Mouse

  

– Touch screen

    

– Scanner

     
– Camera

   
– Modem

  
– Network card

    
b. Output Device (Piranti Keluaran), berfungsi sebagai media komputer untuk memberikan keluaran. Beberapa contoh piranti keluaran:
– Monitor

    
– Printer

  
– Speaker

    

– Plotter

  

 

 


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: