Teknologi Informasi & Komunikasi

Jl. Raya Citarik Desa Jatireja Kecamatan Cikarang Timur

VGA Card

Kartu VGA adalah komponen yang tugasnya menghasilkan tampilan secara visual dari komputer kalian. Hampir semua program menghasilkan keluaran visual, kartu VGA adalah hardware yang memberikan perintah kepada monitor untuk menampilkan keluaran visual yang dapat kita lihat.

Kartu grafis

Sebuah komponen dari sistem, biasanya berupa kartu ekspansi, yang menghasilkan citra 2 dimensi atau 3 dimensi pada layar monitor. Sebagai salah satu bagian penting dari PC Anda (selain CPU dan harddisk), kartu grafis mengubah bilangan binari satu dan nol dari hasil komputsai menjadi sebuah citra dimana kita dapat berinteraksi dengannya melalui layar monitor. Dengan kata lain, kita tidak dapat menggunakan komputer dengan cara yang lain sejauh ini tanpa bantuan dari teknologi grafis terdepan.

processor kartu grafis

Sebuah processor kartu grafis dikenal sebagai GPU (Graphics Processing Unit), adalah sama mirip dengan processor pada CPU, meskipun sebuah GPU didesign khusus untuk menyelesaikan sebuah perhitungan matematika yang kompleks dan kalkulasi geometrik yang sangat diperlukan untuk rendering grafis. Beberapa GPU tercepat saat ini memiliki transistor lebih banyak dari pada milik CPU pada umumnya. Sebuah GPU menghasilkan panas yang tinggi, jadi biasa diberikan sebuah kipas sendiri untuk mendinginkannya.

Dalam penjumlahan pada setiap proses power, sebuahGPU menggunakan program khusus untuk membantu menganalisa dan mengerjakan data. ATI dan nVidia mayoritas memproduksi GPU yg sangat cepat ke pasaran, dan kedua perusahaan telah mengembangkan peningkatan pada performa GPU masing-masing. Untuk meningkatkan hasil kualitas gambar, processors menggunakan :

  • Full scene anti aliasing (FSAA), yang digunakan untuk memperhalus tepian pada  objek 3-Demensi
  • Anisotropic filtering (AF), yang digunakan supaya gambar terlihat segar dan kering.

Setiap perusahaan memiliki spesifik teknik pengembangan unutk membantu GPU menggunakan warna, bayangan, texture, pettern.

Saat GPU mengerjakan gambar, memerlukan sebuah tempat untuk menaruh informasi dan gambar yang telah selesai diproses. Untuk fungsi ini digunakanlah RAM yang juga berfunsi sebagai Frame Buffer, dalam artian RAM digunakan untuk menaruh informasi dan gambar yang telah selesai diproses sampai saatnya untuk menampilkannya. Video RAM biasanya beroperasi pada kecepatan yang sangat tinggi dan mempunyai dual ported, dalam arti lain system dapat membaca dan menulisnya pada RAM pada waktu yang sama.

RAM terhubung langsung pada digital-to-analog converter, biasa disebut DAC. Converter ini juga biasa disebut RAMDAC, menterjemahkan image ke signal analog yang bisa digunakan oleh monitor. Beberapa kartu grafis memiliki multiple RAMDACs, yang dapat meningkatkan performa dan support lebih dari satu monitor.

RAMDAC mengirimkan gambar final kepada monitor melalui kabel.

Input dan Output
Kartu Grafis dihubungkan pada komputer melalui motherboard. Motherboard mensuplai tenaga listrik kepada kartu grafis dan menjembatani komunikasi dengan CPU. Kartu Grafis terbaru biasanya memerlukan tenaga listrik lebih dari yang dapat disediakan oleh motherboard, jadi mereka juga mempunyai sambungan langsung ke computer power supply.

Koneksi ke motherboard biasa menggunakan salah satu dari ketiga interface ini:

A.    Peripheral component interconnect (PCI)

adalah bus yang didesain untuk menangani beberapa perangkat keras. Standar bus PCI ini dikembangkan oleh konsorsium PCI Special Interest Group yang dibentuk oleh Intel Corporation dan beberapa perusahaan lainnya, pada tahun 1992. Tujuan dibentuknya bus ini adalah untuk menggantikan Bus ISA/EISA yang sebelumnya digunakan dalam komputer IBM PC atau kompatibelnya.Slot yang berwarna putih yang digunakan sebagai tempat pemasangan card yang berslot PCI. PCI kemampuan menstransfer data sebesar 32 – 64 bit / detik lebih cepat dibanding ISA.

B.    Advanced graphics port (AGP)

Bus AGP, singkatan dari Accelerated Graphics Port adalah sebuah bus yang dikhususkan sebagai bus pendukung kartu grafis berkinerja tinggi, menggantikan bus ISA, bus VESA atau bus PCI yang sebelumnya digunakan.

Spesifikasi AGP pertama kali (1.0) dibuat oleh Intel dalam seri chipset Intel 440 pada Juli tahun 1996. Sebenarnya AGP dibuat berdasarkan bus PCI, tapi memiliki beberapa kemampuan yang lebih baik. Selain itu, secara fisik, logis dan secara elektronik, AGP bersifat independen dari PCI. Tidak seperti bus PCI yang dalam sebuah sistem bisa terdapat beberapa slot, dalam sebuah sistem, hanya boleh terdapat satu buah slot AGP saja.

Spesifikasi AGP 1.0 bekerja dengan kecepatan 66 MHz (AGP 1x) atau 133 MHz (AGP 2x), 32-bit, dan menggunakan pensinyalan 3.3 Volt. AGP versi 2.0 dirilis pada Mei 1998 menambahkan kecepatan hingga 266 MHz (AGP 4x), serta tegangan yang lebih rendah, 1.5 Volt. Versi terakhir dari AGP adalah AGP 3.0 yang umumnya disebut sebagai AGP 8x yang dirilis pada November 2000. Spesifikasi ini mendefinisikan kecepatan hingga 533 MHz sehingga mengizinkan throughput teoritis hingga 2133 Megabyte/detik (dua kali lebih tinggi dibandingkan dengan AGP 4x). Meskipun demikian, pada kenyataannya kinerja yang ditunjukkan oleh AGP 8x tidak benar-benar dua kali lebih tinggi dibandingkan AGP 4x, karena beberapa alasan teknis.

Selain spesifikasi AGP di atas, ada lagi spesifikasi AGP yang dinamakan dengan AGP Pro. Versi 1.0 dari AGP Pro diperkenalkan pada bulan Agustus 1998 lalu direvisi dengan versi 1.1a pada bulan April 1999. AGP Pro memiliki slot yang lebih panjang dibandingkan dengan slot AGP biasa, dengan tambahan pada daya yang dapat didukungnya, yakni hingga 110 Watt, lebih besar 25 Watt dari AGP biasa yang hanya 85 Watt. Jika dilihat dari daya yang dapat disuplainya, terlihat dengan jelas bahwa AGP Pro dapat digunakan untuk mendukung kartu grafis berkinerja tinggi yang ditujukan untuk workstation graphics, semacam ATi FireGL atau NVIDIA Quadro. Meskipun demikian, AGP Pro tidaklah kompatibel dengan AGP biasa: kartu grafis AGP 4x biasa memang dapat dimasukkan ke dalam slot AGP Pro, tapi tidak sebaliknya. Selain itu, karena slot AGP Pro lebih panjang, kartu grafis AGP 1x atau AGP 2x dapat tidak benar-benar masuk ke dalam slot sehingga dapat merusaknya. Untuk menghindari kerusakan akibat hal ini, banyak vendor motherboard menambahkan retensi pada bagian akhir slot tersebut: Jika hendak menggunakan kartu grafis AGP Pro lepas retensi tersebut.

Selain faktor kinerja video yang lebih baik, alasan mengapa Intel mendesain AGP adalah untuk mengizinkan kartu grafis dapat mengakses memori fisik secara langsung, yang dapat meningkatkan kinerja secara signifikan, dengan biaya integrasi yang relatif lebih rendah. AGP mengizinkan penggunaan kartu grafis yang langsung mengakses RAM sistem, sehingga kartu grafis on-board dapat langsung menggunakan memori fisik, tanpa harus menambah chip memori lagi, meski harus dibarengi dengan berkurangnya memori untuk sistem operasi.

C.   PCI Express (PCIe)

Mulai tahun 2006, AGP telah mulai digeser oleh kartu grafis berbasis PCI Express x16, yang dapat mentransfer data hingga 4000 Mbyte/detik, yang hampir dua kali lebih cepat dibandingkan dengan AGP 8x, dengan kebutuhan daya yang lebih sedikit (voltase hanya 800 mV saja.)

PCI Express adalah yang paling baru dan menyediakan transfer tercepat antara kartu grafis dan motherboard. PCIe juga support untuk dua kartu grafis pada komputer yang sama.

Kebanyakan Kartu Grafis mempunyai dua koneksi monitor, yang salah satunya menggunakan konektor DVI, yang support layar LCD, dan yang satu lagi adalah konektor VGA, yang mensupport layar CRT. Beberapa kartu grafis lebih memilih memiliki dua konektor DVI. Akan tetapi tetap dapat disambungkan pada layar CRT; layar CRT dapat dihubungkan pada port DVI melalui adapter.

Kebanyakan orang menggunakan salah satu dari dua koneksi yang disediakan oleh kartu grafis. Anda yang memerlukan menggunakan dua monitor dapat membeli kartu grafis yang memiliki dual head capability, yang berguana membagi gambar antara dua layar. Sebuah komputer dengan dual head, PCIe-memungkinkan kartu grafis secara teoritis dapat mensupport sampai empat monitor.

Pada ruangan untuk koneksi untuk motherboard dan monitor, beberapa kartu grafis memiliki konesi untuk:
.•>>     Display TV: TV-out or S-video
•>>       Analog Kamera Video: ViVo or video in/video out
•>>       Kamera Digital: FireWire or USB
•>>       Beberapa kartu juga incorporate TV tuners.

What Makes a Good Graphics Card?

(Apa yang mempengaruhi Kartu Grafis yang baik? )     Pada dasarnya kartu grafis sangatlah mudah untuk dikenali. Dia memiliki banyak memory dan processor yang sangat cepat. Seringkali tampak lebih mencolok secara visual dari dalam kotak CPU. Banyak Video Cards dengan performa tinggi ditambahkan dengan dekorasi kipas atau papan pendingin.

Akan tetapi Kartu Grafis high-end menyediakan lebih banyak tenaga daripada yang diperlukan. Mereka yang biasa menggunakan komputer untuk keperluan-keperluan download e-mail, pengolahan dokumen atau menjelajah internet, cukup bisa mendapatkan semua keperluan grafis dari motherboard yang telah terintergrasi dengan kartu grafis. Kartu grafis tingkat menengah, dapat digunakan untuk kebanyakan games. Mereka yang membutuhkan kekuatan dari Kartu grafis high-end adalah para mania game dan orang-orang yang bekerja dengan pekerjaan 3-Demensi.

« Proses


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: